CARTENZ GOES TO CAMPUS

Kesempatan yang sangat berharga bagi Cartenz HRD bisa memberikan pelatihan bagi para aktivis kampus di 2 fakultas yakni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional (FISIP UPN) dan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP UNESA). Cartenz Goes To Campus diadakan pada tanggal 24 Juli 2019.

Program ini berangkat dari latar belakang masalah dimana Cartenz melihat pentingnya peranan mahasiswa dalam membangun masyarakat. Dan itu harus dimulai sejak awal ketika para lulusan sekolah menengah atas menjejakkan kakinya di dunia kampus. Pintu gerbangnya ada pada kegiatan OSPEK. OSPEK memiliki tujuan agar mahasiswa baru memahami dunia kampus dan menanamkan mindset sebagai mahasiswa  serta menjadi  pembentuk awal  karakter yang kuat sehingga diharapkan nanti mereka bisa bersaing di dunia kerja dan memberi manfaat yang luas bagi kehidupan sosial bermasyarakat.

Namun, kenyataan di lapangan tidak seperti itu. OSPEK yang selama ini berjalan masih menitikberatkan pada sisi kebersamaan/in-group angkatan, namun kurang  mampu membentuk mindet sebagai mahasiswa dan memahamkan tentang dinamika perkuliahan kampus pada mahasiswa baru. Metode yang digunakan juga cenderung pada pemberian materi satu arah dan kurang melibatkan mahasiswa secara penuh.Hipotesis sebab masalahnya adalah panitia penyelenggara  OSPEK belum memahami bahwa OSPEK bisa diposisikan sebagai pelatihan SDM dan bagaimana seharusnya memanajemen pelatihan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan OSPEK.

Rangkaian acara selama hampir seharian itu dimulai dari lokasi FISIP UPN, berlangsung dari pukul 09.00-13.00, lalu berlanjut di FIP UNESA pukul 13.00-16.00. Secara umum, acara di masing – masing fakultas memilki garis besar yang sama yaitu ada pembukaan, pengisian materi oleh Master Trainer Doddy Faisal Humaini dan ada simulasi untuk para peserta yang dipandu oleh tim fasilitator Cartenz HRD.

Materi yang disampaikan oleh Master Trainer Doddy Faisal Humaini adalah tentang kepemimpinan dan materi skill pemandu untuk bisa memandu kelompok mahasiswa baru. Simulasinya berupa games tentang bagaimana membangun tim agar satu tujuan. Rata – rata respon peserta selama mengikuti kegiatan cukup antusias dan merasa mendapatkan hal baru dan bermanfaat bagi mereka untuk diterapkan sebagai panitia pelaksana OSPEK nanti maupun dalam kegiatan berorganisasi mereka.

Kegiatan diakhiri dengan penutup dan berfoto bersama seluruh peserta di masing – masing fakultas. Semangat mahasiswa adalah semangat pergerakan. Oleh karena itu, mahasiswa tidak boleh berhenti pada level intelektual tapi juga mengimplementasikannya dalam bentuk aksi – aksi yang bermanfaat bagi civitas dan bagi masyarakat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *