PEMIMPIN YANG VISIONER


Dalam sebuah kepemimpinan, kita mengenal beberapa karakter seorang pemimpin, ada pemimpin yang Demokratis, ada yang otoriter bahkan ada yang dinamakan pemimpin diktator. Tapi saat ini yang akan kita bahas adalah sifat pemimpin yang Visioner dan Ambisius.

Nah, berbicara tentang Pemimpin yang Visioner dan Ambisius, sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda. Kedua sikap tersebut sama – sama memiliki keinginan yang kuat untuk mewujudkan tujuannya selama memimpin. Tapi tentunya ada perbedaan dari keduanya, kira – kira apa perbedaan antara pemimpin yang ambisius dan visioner?

 

Pertama, Pemimpin yang Visioner akan lebih mampu merumuskan dan mengelola Visi Misinya serta mampu mengkoordinir secara professional, jadi tidak asal-asalan dalam membagi tugas. Ia lebih tau mana yang punya kemampuan yang sesuai ketika membagi tugas kepada bawahannya, tujuannya adalah untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki oleh bawahannya, Karen pemimpin yang seperti ini sudah memiliki gambaran jauh kedepan mengenai posisi yang harus dijalani bawahannya di waktu yang akan datang. Beda dengan pemimpin yang Ambisius, ia lebih terkesan memaksa, membagi tugas tanpa banyak pertimbangan asalkan apa yang ia inginkan bisa berjalan. Nah dampak negatifnya adalah, bawahan lebih terkesan terpaksa dalam melaksanakan tugas, seklipun tetap dilaksanakan tugas – tugas yang telah diberikan.

 

Kedua, Pemimpin yang Visioner akan berusaha untuk mendapatkan kepercayaan dari anggotanya untuk merealisasikan Visi misinya. Jadi pemimpin yang Visioner akan lebih banyak memberikan contoh dibandingkan sekedar menyuruh, lain halnya dengan pemimpin yang ambisius ia lebih menginginkan pujian dari banyak orang setelah apa yang ia lakukan. Pemimpin seperti ini cenderung berusaha maju tanpa mempedulikan anggotanya, atau berusaha untuk lebih menojolkan dirinya sendiri sebagai seorang pemimpin. Lebih parahnya lagi, pempimpin yang seperti ini meminta kepada anggotanya untuk menghormatinya karena ia adalah seorang atasan.

 

Ketiga, Pemimpin yang Visioner akan mampu menstimulus Motivasi kepada anggotanya untuk saling bekerjasama, karena pemimpin seperti ini lebih mengutamakan bagaimana proses yang mereka jalani untuk mencapai tujuan itu, atau bisa dikatakan pemimpin yang Visioner akan lebih mengutamakan kebersamaan dan kenyamanan bagi semua anggotanya karena dengan cara itulah tujuan itu mampu tercapai, nah bedanya dengan pemimpin yang Ambisius, ia lebih mengutamakan bagaimana tujuannya tercapai tanpe mempedulikan bagaimana prosesnya, malah terkadang seringkali ia tidak terlibat dalam proses tapi terlalu banyak mengomentari hal hal yang terjadi, terutama jika terjadi kesalahan.

 

Keempat, Pemimpin yang Visioner mampu mengakomodir ego dan kepentingan masing – masing anggotanya demi merealisasikan Visi Misinya. Ia cenderung mampu memahami kondisi anggotanya namun tidak mudah terbawa suasana, justru ia mampu memberikan solusi jika terjadi masalah dengan individu anggotanya. Selain itu pemimpin yang seperti ini berusaha untuk memberikan apreasiasi terhadap kinerja anggotanya, berusaha membimbing untuk bisa maju bersama sama dan tau apa yang menjadi kebutuhan anggotanya jadi bukan seperti kerja rodi ya,, beda sekali dengan pemimpin yang ambisius , ia akan melakukan apapun demi tujuannya, bahkan terkadang dengan menjatuhkan tanpa mempedulikan keadaan orang lain.

 

Kelima, yang terakhir, pemimpin yang Visioner itu memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi masalah atau efek yang akan terjadi sebelum mengambil keputusan, bahkan bukan hanya untuk hari ini tapi bisa beberapa tahun yang akan datang, tapi bukan meramal ya.. intinya pemimpin seperti ini mampu memprediksi dari sisi negative dan positif dari segala keputusan yang akan diambilnya, tentunya dengan rasio dan logika. Beda benget dengan pemimpin yang Ambisius, ia terkadang terlalu mendengarkan apa kata orang lain dan berusaha mewujudkan asumsi sesorang tanpa celah dan tanpa pertimbangan. Lebih – lebih jika yang berbicara adalah orang yang ia anggap berpengaruh dalam meraih keinginannya.